aku masih belum mengerti dengan hatiku sendiri, dia mau yang mana dan mau yang seperti siapa. Aku memang aneh. Ketika itu hatiku benar-benar sedang mencari, mencari seseorang yang bisa jadi teman berbagi suka dan duka, dengan berbagai syarat dan ketentuan yang berlaku dari hati ini juga. Disuatu tempat secara tak sengaja aku berkenalan dengan seseorang yang menurut ku pertemuan itu bukan hanya kebetulan tetapi memang telah ditakdirkan oleh YMK, karena pertemuan tak sengaja kami berlanjut sampai tiga kali hingga akhirnya kita saling berbagi alat komunikasi.
Gelar diakhir nama itu pasti
Jumat, 14 November 2014
Senin, 07 April 2014
MakaLah Valuta asing
Seiring dengan berkembangnya
zaman yang mengakibatkan kebutuhan yang semakin berkembang, kita dituntut untuk
kreatif dan cerdas dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Di setiap negara di dunia
pasti membutuhkan bantuan dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan akan suatu
jenis barang. Pada umumnya, setiap negara mengimport suatu jenis barang dari
negara lain untuk mencukupi kebutuhan di negaranya. Alasan utama dari
dilakukannya transaksi inport tersebut adalah negara pengimport tak mampu
memproduksi barang yang diimport di negaranya sendiri. Karena alasan inilah
kita mengenal export dan import.
Mengingat mata uang di satu
negara tak berlaku di negara lain, tentu saja dibutuhkan alat transaksi yang
dapat diterima di negara lain. Kini, alat transaksi yang mampu diterima di lain
tersebut biasa dikenal dengan nama valas, sedangkan tempat terjadinya
transaksi jual beli valas biasa kita kenal dengan Pasar Valas.
Secara geografis pasar valuta
asing atau foreign exchange market menjangkau keseluruhan bagian dunia, dimana
harga-harga mata uang senantiasa bergerak setiap saat pada setiap hari kerja.
Transaksi pasar valuta asing (valas) yang biasanya dalam jumlah besar diawali
setiap pagi di Wellington dan Sydney, bergerak ke arah barat, ke Tokyo,
Hongkong, dan Singapore, melalui Bahrain, kemudian beralih ke pusat keuangan
keuangan Eropa, Frankfurth, Zurich, dan London menyebrangi Atlantik dan
berakhir di Sanfransisco dan Los Angeles. Pada saat sore hari di Eropa pasar
dalam keadaan ramai dan sangat likuid, ketika bursa Eropa maupun wilayah pantai
timur Amerika Serikat dibuka.
1. Apa pengertian pasar
valuta asing?
2. Bagaimana latar belakang pasar valuta asing?
3. Bagaimana mekanisme kerja pasar valuta asing?
4. Apa fungsi-fungsi pasar valuta asing?
5. Apa kelebihan dan kelemahan transaksi pasar valuta
asing?
1. Mampu menjelaskan mengenai pengertian pasar valuta
asing.
2. Mengetahui latar belakang pasar valuta asing.
3. Mengetahui mekanisme kerjapasar valuta asing.
4. Mampu menyebutkan fungsi-fungsi pasar valuta asing.
5. Mampu menjelaskan kelebihan dan kelemahan transaksi pasar
valuta asing.
PEMBAHASAN
1. PENGERTIAN PASAR VALUTA ASING
Valuta asing atau yang biasa
disebut dengan valas, atau yang dalam bahasa asing dikenal dengan foreign exchange (Forex) merupakan
mata uang yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain.
Valuta asing akan mempunyai suatu nilai apabila valuta tersebut dapat
ditukarkan dengan valuta lainnya tanpa pembatasan. Sebagai contoh, suatu
perusahaan multinasional AS yang mendirikan pabrik di Inggris, pada akhir tahun
buku selalu ingin mentransfer laba yang diperoleh dari usahanya di Inggris
(dalam bentuk Poundsterling) ke kantor pusatnya di AS (dalam bentuk USD) maka
untuk mengonversikan mata uang Poundsterling Inggris ke dalam US Dolar
diperlukan adanya pasar valas.
Pasar valuta asing (valas)
merupakan suatu jenis perdagangan atau transakasi yang memperdagangkan suatu
mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan
pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.
Sependapat dengan Madura yang mengungkapkan bahwa pasar valuta asing adalah
pasar yang memfasilitasi pertukaran valuta untuk mempermudah
transaksi-transaksi perdagangan dan keuangan internasional. Atau jika diartikan
secara sederhana, pasar valas adalah perdagangan mata uang (valuta) suatu
negara dengan mata uang negara lainnya. Sedangkan tarif dari pertukaran mata
uang ini disebut juga dengan Foreign
Exchange Rate, di Indonesia dikenal dengan Kurs Valas.
Setelah perang dunia I dan
setelah depresi ekonomi dunia pada tahun 1930-an, dunia menginginkan
tercapainya suatu stabilitas ekonomi yang lebih baik. Pada tahun 1944 lahirlah
suatu sistem moneter Internasional yang dikenal dengan nilai tukar tetap (fixed
ekchange rate) hasil persetujuan Bretton woods. Setiap negara memberlakukan
kurs yang tetap dari mata uangnya terhadap US. Sejak saat itu ekonomi
negara-negara Eropa serta Amerika mulai tumbuh pesat. Lebih dari itu lahirnya
pasar Euro Dollar dan Asia Currency Unit adalah untuk mengimbangi peredaran US
Dollar yang semakin banyak jumlahnya.
Pentingnya aktivitas dalam
foreign exchange timbul sehubungan dengan berkembangnya perdagangan
internasional serta semakin meningkatnya
perpindahan uang dan capital international. Dari sini bisa dilihat bahwa
foreign exchange bukan sebatas money change tetapi lebih luas dari itu. Oleh
karena itu,dapat dikatakan bahwa pasar valuta asing adalah suatu pasar di
mana surat-surat berharga jangka pendek diperdagangkan.
Dalam perkembangannya, uang
berkembang menjadi komoditas yang bisa di perdagangkan. Pasar valuta asing
sendiri mengalami pertumbuhan yang pesat pada awal 70’an.
Adapun yang menyebabkan pasar
valuta asing bertumbuh dengan pesat antara lain adalah:
ü
Pergerakan nilai
valuta asing yang mengalami pergerakan cukup signifikan sehingga menarik bagi
beberapa kalangan tertentu untuk berkecimpung di dalam pasar valuta asing.
ü
Bisnis yang semakin
mengglobal. Dengan semakin sengitnya persaingan bisnis membuat perusahaan harus
mencari sumber daya baru yang lebih murah, dan tersebar di seluruh dunia
sehingga menimbulkan permintaan akan mata uang suatu negara tertentu.
ü
Perkembangan
telekomunikasi yang begitu cepat dengan adanya sarana telepon, telex, faximile,
internet memudahkan para pelaku pasar untuk berkomunikasi sehingga transaksi
lebih mudah di lakukan.
ü
Keuntungan yang
diperoleh di pasar valuta yang cenderung besar meningkatakan keinginan berbagai
pihak berusaha memperoleh gain dari pergerakan valuta asing.
Kuncoro (1996:107) mengatakan
seandainya ada mata uang tunggal internasional, barangkali pasar valas
tidak diperlukan. Kenyataan menunjukkan, dalam setiap transaksi internasional
selalu digunakan valas. Dengan kata lain ada kebutuhan untuk mengkonversi mata
uang yang satu menjadi mata uang lain. Inilah yang menimbulkan adanya
permintaan akan transaksi valas. Pasar valas dunia menawarkan mekanisme yang
dapat menyelesaikan transaksi kompleks dan beragam secara efisien. Perantara
utama dalam pasar valas adalah bank-bank utama yang beroperasi diseluruh dunia
terutama yang berdagang valas. Bank-bank ini dihubungkan dengan jaringan
telekomunikasi yang sangat maju dan canggih, dimana dapat menghubungkan
bank-bank tersebut dengan klien utamanya dan bank-bank lain diseluruh dunia.
Tidak seperti di bursa saham yang memiliki lantai perdagangan (trading floor),
pialang-pialang berbagai bank dalam pasar valas tidak pernah bertemu dan berhadapan
secara langsung. Hanya telepon, modem, mesin faks, terminal computer, atau
telex yang menghubungkan permintaan dan penawaran valas. Ada dua tingkatan
dalam pasar valas. Pertama, pasar konsumen/eceran (consumer/retail market),
dimana individu atau institusi membeli dan menjual valas kepada bank. Sebagai
contoh, bila IBM bermaksud merepatriasi keuntungan dari cabangnya di Jerman ke
AS, maka IBM dapat mendatangi sebuah bank di Frankfurt dengan tawaran menjual
DM yang dimilikinya untuk ditukarkan US$. Kedua, apabila bank tersebut tidak
memiliki jumlah US$ yang diinginkan, maka bank tadi akan mendatangi bank lain
untuk memperoleh Dolar sebagai ganti DM atau valas lain. Penjualan dan
pembelian semacam ini disebut pasar antar bank.
Dalam pasar valas, tidak ada
keseragaman. Dengan adanya transaksi diluar bursa perdagangan (over the
counter) sebagai pasar tradisional dari perdagangan valuta asing, banyak sekali
pasar valuta asing yang saling berhubungan satu sama lainnya dimana mata uang
yang berbeda diperdagangkan, sehingga secara tidak langsung artinya bahwa
“tidak ada kurs tunggal mata uang dollar melainkan kurs yang berbeda-beda
tergantung pada bank mana atau pelaku pasar mana yang bertransaksi”. Namun
dalam praktiknya, perbedaan tersebut seringkali sangat tipis.
Fungsi valuta asing antara lain:
a.
Transfer daya beli
(transfer of purchasing power)
b.
Sangat diperlukan
terutama dalam perdagangan internasioanal dan transaksi modal yang biasanya
melibatkan pihak-pihak yang tinggal di negara yang memiliki mata uang yang
berbeda.
c.
Penyediaan kredit
d.
Pengiriman barang
antarnegara dalam perdagangan internasional membutuhkan waktu. Oleh karena itu,
harus ada suatu cara untuk membiayai barang-barang dalam perjalanan pengiriman
barang termasuk setelah barang sampai ke tempat tujuan yang biasanya memerlukan
beberapa waktu untuk kemudian dijual kepada pembeli.
e.
Mengurangi risiko
valuta asing
f.
Importir mengharapkan
memperoleh keuntungan dalam usaha perdagangan. Dalam kondisi normal dari
kemungkinan risiko yang tidak diperkirakan misalnya terjadi perubahan kurs yang
tiba-tiba sehingga mempengaruhi besarnya keuntungan yang telah diperkirakan.
Ada
beberapa tujuan dalam melakukan transaksi valas baik yang dilakukan oleh
perusahaan/badan maupun individu adalah sebagai berikut:
a. Komersial :
ekspor-impor lalu lintas modal, lalu lintas jasa, dan lain-lain.
b. Funding :
pinjaman valuta asing dan kebutuhan cash flow.
c. Hedging :
untuk keperluan hedging atas risiko perubahan kurs valuta asing.
d. Investasi :
commercial investment, property investment, dan portfolio investment.
e. Individu :
turis dan kebutuhan individu lainnya.
f. Marketmaking
berupa perdagangan valuta asing yang dilakukan
bank-bank dengan menawarkan harga dua arah sebagai marketmaker.
g. Position taking
aktivitas
ini lazim ditemui untuk tujuan memperoleh keuntungan. Pada aktivitas ini,
pelaku pasar akan memposisikan dirinya sesuai dengan kecendrungan menguat atau
melemahnya mata uang.
Pelaku Pasar Valuta
Asing
Pelaku ekonomi yang utama dalam valas dapat
digolongkan menjadi:
a. Perusahaan
Untuk meningkatkan daya saing dan
menekan biaya produksi, perusahaan selalu melakukan eksplorasi terhadap
berbagai sumber-sumber daya yang baru dan yang lebih murah. Ada kegiatan impor
dan ekspor yang dilakukan perusahaan kadang memerlukan mata uang negara lain
dengan jumlah yang cukup besar.
b. Individu
Masyarakat atau perorangan
melakukan transaksi valuta asing di sebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang
pertama adalah kegiatan spekulasi, yaitu dengan memanfaatkan fluktuasi
pergerakan nilai valuta asing untuk memperoleh keuntungan. Faktor kedua adalah
kebutuhan konsumsi pada saat berada di luar negeri.
c. Bank Umum dan Perbankan
Bank umum melakukan transaksi
jual beli valas untuk berbagai keperluan antara lain melayani nasabah yang
ingin menukarkan uangnya dalam bentuk mata uang lain. Perbankan adalah pelaku
pasar valas yang terbesar dan paling aktif. Perbankan beroperasi dalam pasar
valas lewat para pedagangnya.
d. Pialang Pasar Valas atau Broker
Mereka membantu untuk mencarikan
pembeli ataupun penjual.
e. Pemerintah
Pemerintah melakukan transaksi
valuta asing untuk berbagai tujuan antara lain membayar hutang luar negeri,
menerima pendapatan dari luar negeri yang harus di tukarkan lagi kedalam mata
uang lokal.
f.
Bank Sentral.
Biasanya bank sentral melakukan
jual beli valuta asing dalam rangka menstabilkan nilai tukar mata uang.
g. Spekulan dan Arbitraser
Arbitraser adalah orang yang
mengeksploitasi perbedaan kurs antar valas. Peran serta spekulan dan arbitraser
dalam pasar valas semata-mata didorong oleh motif mengejar keuntungan.
h.
Institusi
Institusi yang dimaksud disini
adalah institusi-institusi keuangan yang mempunyai investasi internasional,
meliputi dana pensiun, perusahaan asuransi, mutual fund, dan bank investasi.
Dalam transaksi spot biasanya
penyerahan valas ditetapkan dua hari kerja berikutnya. Misalkan kontrak jual
beli valas di tutup tanggal 10 maka penyerahannya dilakukan tanggal 12, namun
apabila tanggal 12 adalah hari minggu atau hari libur Negara asal (Home
Countries), penyerahan dilakukan pada hari berikutnya (Eligible Date) tanggal
penyerahan ini disebut Value Date.
Kurs forward adalah nilai tukar
suatu valuta dengan valuta lain pada suatu waktu di masa depan yang
dikuotasikan oleh bank-bank. Kemudian yang dimaksud pasar forward adalah pasar
yang memfasilitasi perdagangan kontrak forward mata uang. Waktu antara ditetapkannya kontrak dan
pertukaran mata uang yang sebenarnya terjadi dapat bervariasi dari dua minggu
hingga satu tahun.
Pasar currency futures merupakan
pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency futures. Suatu kontrak
currency futures menetapkan suatu volume standar dari suatu valuta tertentu
yang akan ditukarkan pada tanggal penyelesaian (settlement date) tertentu di
masa depan. Sebuah MNC (multi national corporation) yang ingin meng-hedge
hutangnya akan membeli kontrak currency futures untuk mengunci harga suatu
valuta di masa depan.
Pasar currency options merupakan
pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency options. Kontrak currency
options dapat diklasifikasikan sebagai call atau put. Suatu currency call
options menyediakan hak untuk membeli suatu valuta tertentu dengan harga
tertentu dalam suatu periode waktu tertentu. Currency call options digunakan
untuk meng-hedge hutang-hutang valas yang harus dibayarkan di masa depan.
Currency put options memberikan hak untuk menjual suatu valuta asing dengan
harga tertentu dalam suatu periode waktu tertentu. Currency put options
digunakan untuk meng-hedge piutang-piutang valas yang akan diterima di masa
depan.
Kombinasi antara pembeli dan
penjual untuk dua mata uang secara tunai yang diikuti membeli dan menjual
kembali mata uang yang sama secara tunai dan tunggak secara stimultan dengan
batas waktu yang berbeda.
1)
Kelebihan Pasar Valuta Asing
a. Transaksi 24 jam
Tidak seperti transaksi di pasar modal, pasar valas
berjalan 24 jam sehari selama 5 hari dalam seminggu.
b. Likuiditas
Banyaknya broker/dealer
dalam pasar valas menjadikan pasar valas menjadi sangat likuid sekaligus bisa
menjadikan harga menjadi lebih stabil. Dengan begitu, trader bisa membuka atau menutup posisi pada fair market price.
c. Rendahnya biaya transaksi
Biaya transaksi di pasar valas secara online tidak
ada, namun hanya dikenakan biaya yang jumlahnya cukup beragam salah satu
contohnya adalah biaya pada saat penarikan dana dari akun forex.
d. Keuntungan dari kenaikan dan penurunan harga
Para trader dapat menarik keuntungan dari kenaikan harga
yaitu selisih antara harga beli (ask/offer)
dengan harga jual/harga penutupan (bid)
pada pesanan beli (buying order).
Sedangkan pada pesanan jual (selling order), keuntungan didapat dari selisih
antara harga jual (bid) dengan
harga beli/penutupan (ask/offer).
e. Marjin perdagangan
Perdagangan dengan marjin dapat membuat daya beli
investor melebihi jumlah modal yang dimiliki.
f. Two way opportunities
Anda dapat menghasilkan keuntungan 2 arah, ketika
market naik atau pun ketika market turun. Hal ini tidak berlaku bagi investasi
jenis lain (1 way opportunity), sebagai contoh: saham.
g. Fungsi laverage (fungsi pengali/daya ungkit)
Dengan
modal relatif kecil anda dapat menghasilkan keuntungan yang jauh lebih besar.
Contoh : tanpa leverage anda hanya akan mendapatkan $0.01/point dengan modal
$100. Tapi dengan leverage 1:100 maka anda dapat menghasilkan $1/point dengan
modal yang sama ($100).
a.
Risiko kurs
pertukaran (exchange rate risk)
Risiko ini timbul sebagai akibat dari naik-turunnya
nilai tukar (kurs) valas.
b.
Risiko negara asal
Risiko ini timbul
dari akibat campur tangan pemerintah yang mata uangnya di perdagangkan di pasar
valas contohnya seperti intervensi bank sentral di negara tersebut dengan
menaikkan tingkat suku bunga, melepas obligasi pemerintah, pembelian valuta
asing secara besar-besaran oleh pemerintah dan sebagainya.
Valuta asing atau yang biasa
disebut dengan valas, atau yang dalam bahasa asing dikenal dengan foreign exchange (Forex) merupakan
mata uang yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain.
Valuta asing akan mempunyai suatu nilai apabila valuta tersebut dapat
ditukarkan dengan valuta lainnya tanpa pembatasan.
Valuta asing merupakan suatu mekanisme di mana
orang dapat mentransfer daya beli antarnegara, memperoleh atau menyediakan kredit untuk transaksi perdagangan internasioanal, dan meminimalkan kemungkinan resiko kerugian (exposure of risk)
akibat terjadinya fluktuasi kurs suatu mata uang. Pasar Valuta Asing menyediakan pasar sarana fisik maupun dalam pasar
kelembagaan untuk melakukan perdagangan mata uang asing, menentukan nilai tukar
mata uang asing, dan menerapkan managemen mata uang asing.
B.
SARAN
Mungkin
inilah yang diwacanakan pada penulisan kelompok ini meskipun penulisan ini jauh
dari sempurna minimal kita mengimplementasikan tulisan ini. Masih banyak
kesalahan dari penulisan kelompok kami, karena kami manusia yang adalah tempat
salah dan dosa: dalam hadits “al insanu minal khotto’ wannisa’, dan kami juga
butuh saran/ kritikan agar bisa menjadi motivasi untuk masa depan yang lebih
baik daripada masa sebelumnya. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dosen
pembimbing mata kuliah Yang telah memberi kami tugas kelompok demi kebaikan
diri kita sendiri dan untuk negara dan bangsa.
Langganan:
Komentar (Atom)