aku masih belum mengerti dengan hatiku sendiri, dia mau yang mana dan mau yang seperti siapa. Aku memang aneh. Ketika itu hatiku benar-benar sedang mencari, mencari seseorang yang bisa jadi teman berbagi suka dan duka, dengan berbagai syarat dan ketentuan yang berlaku dari hati ini juga. Disuatu tempat secara tak sengaja aku berkenalan dengan seseorang yang menurut ku pertemuan itu bukan hanya kebetulan tetapi memang telah ditakdirkan oleh YMK, karena pertemuan tak sengaja kami berlanjut sampai tiga kali hingga akhirnya kita saling berbagi alat komunikasi.